TUGAS10 RPL: Pemeliharaan Software

September 2, 2013 in RPL, TUGAS

PEMELIHARAAN PERANGKAT LUNAK

Pendahuluan
Istilah pemeliharaan perangkat lunak digunakan untuk menjabarkan aktivitas dari analis sistem (software engineering) yang terjadi pada saat hasil produk perangkat lunak sudah dipergunakan oleh pemakai (user).

Biasanya pengembangan produk perangkat lunak memerlukan waktu antara 1 sampai dengan 2 tahun, tetapi pada pase pemeliharaan perangkat lunak menghabiskan 5 sampai dengan 10 tahun. Aktivitas yang terjadi pada pase pemeliharaan antara lain:

-    penambahan atau peningkatan atau juga perbaikan untuk produk perangkat lunak
-    adaptasi produk dengan lingkungan mesin yang baru
-    pembetulan permasalahan yang timbul

Aktivitas pada penambahan atau perbaikan produk perangkat lunak meliputi:
-    penambahan fungsi-fungsi baru
-    perbaikan tampilan dan modus interaktif
-    perbaharui dokumen ekstemal
-    perbaharui dokuinentasi internal
-    perbaharui karakteristik perfomansi dari system

Adaptasi terhadap lingkungan yang baru mencakup aktivitas:
-    pemindahan perangkat lunak ke mesin yang berlainan
-    modifikasi untuk dapat mempergunakan protokol atau disk drive tambahan

Sedangkan pada pembetulan mencakup aktivitas:
-    pembenaran kesalahan yang timbul setelah produk perangkat lunak dipergunakan oleh user (pemakai)

Aktivitas pemeliharaan menghabiskan biaya terbesar dari seluruh anggaran pengembangan atau pembuatan perangkat lunak. Merupakan hal yang sering kali terjadi jika pemeliharaan menghabiskan 70% Bari seluruh biaya pengembangan perangkat lunak. Sedangkan pada pase pemeliharaan sekitar 60% digunakan untuk anggaran penambahan atau perhaikan perangkat lunak, sisanya untuk adaptasi atau pembetulan. Dari besarnya biava yang dihabiskan untuk pase pemeliharaan maka tidak heran apabila tujuan dari pengembangan atau pembuatan perangkat lunak adalah nienghasilkan sistem perangkat lunak yang dapat diandalkan dan mudah dalam pemeliharaannya. Atribut utama dari perangkat lunak yang mudah dalam pemeliharaan adalah:

-    perangkat lunak dikerjakan per modul
-    perangkat lunak mempunyai kejelasan
-    dokumentasi internal yang baik dan jelas
-    dokumen-dokumen pendukung lainnya

Pemeliharaan perangkat lunak jika ditinjau dari daur siklus pengembangan perangkat lunak dapat dikelompokkan sebagai herikut:

-    perluasan dan analisis merupakan perwujudan kembali dari pase analisis pada daur siklus pengembangan
-    pembenaran merupakan perwujudan kembali dari pase analisis, perancangan dan penerapan

Selain itu juga seluruh alat bantu yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak dapat digunakan pada pemeliharaan perangkat lunak.

Aktivitas analisis selama pemeliharaan perangkat lunak meliputi: Pengertian skope dan pengaruh yang ditimbulkan akibat dari perubahan, selain itu juga batasan (kendala) yang terjadi akibat perubahan. Sedangkan pada perancangan dan i pase pemeliharaan meliputi perancangan kembali dari perubahan-perubahan yang diinginkan, dimana perubahan ini akan diterapkan sehingga menyebabkan dokumentasi internal dan program sumber juga harus diperbaharui, dan test case yang baru harus dirancang untuk memulai keakuratan hasil modifikasi, Selama itu juga dokumen pendukung (keperluan, spesifikasi perancangan, rencana uji coba, prinsip pengoperasian, petunjuk pemakaian) harus diperbaharui untuk memperlihatkari hasil perubahan.

Definisi Pemeliharaan Perangkat Lunak
Aktivitas pemeliharaan yang pertama terjadi karena asumsi yang salah pada saat uji coba yaitu kesalahan-kesalahan tersembunyi pada perangkat lunak yang cukup besar. Pemeliharaan perangkat lunak dapat dibedakan menjadi:

1.    Corrective Maintenance
Corrective maintenance terjadi pada saat produk dipakai dan hasil yang didapat oleh pamakai baik berupa kesalahan yang timbul maupun kesalahan dalam bentuk keluaran yang tidak sesuai.
2.    Adaptive maintenance
Aktivitas yang kedua ini terjadi karena pertumbuhan atau perkembangan perangkat lunak atau perangkat keras sehingga memerlukan modifikasi dari perangkat lunak yang telah dibuat.
3.    Perfective maintenance
Aktivitas ini terjadi pada saat perangkat lunak yang telah dibuat dan dilakukan uji cobs kemudian dipergunakan oleh user. Setelah dipergunakan oleh user mungkin timbul permintaan tambahan fungsi sesuai dengan keinginan pemakai.
4.    Preventive maintenance
Pemeliharaan yang terakhir dilakukan untuk menghadapi kemajuan perangkat lunak atau perangkat keras di masa mendatang, umpamanya penambahan fungsi¬fungsi atau melengkapi fungsi-fungsi yang telah ada.

Karakteristik Pemeliharaan
Karakteristik pemeliharaan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu pemeliharaan terstruktur dan tidak terstruktur dan biaya pemeliharaan.

Pemeliharaan terstruktur dan tidak terstruktur

Aliran tindakan yang dilakukan sebagai tindakan dari permintaan akan pemelihara¬an dapat digambarkan:

z1

Pada gambar di atas terlihat pemeliharaan terstruktur dimulai dari permintaan akan pemeliharaan dan menentukan konfigurasi dari perangkat lunak yang akan diadakan pemeliharaan.

Jika merupakan seluruh perangkat lunak maka tindakan yang diambil adalah evaluasi perancangan dan menentukan rencana pendekatan yang akan digunakan untuk melakukan pemeliharaan. Kemudian dilanjutkan dengan melaku¬kan modifikasi+perancangan dan penulisan ulang program (rekode). Langkah terakhir adalah me-review program yang telah ditulis. Jika diterima maka berarti tugas pemeliharaan telah selesai. Sedangkan jika konfigurasi merupakan program per modul maka kegiatan yang dilakukan adalah evaluasi program. Jika diperlukan modifikasi yang cukup besar maka tindakan yang diambil adalah pembuatan ulang yang dilanjutkan dengan review hasil. Jika hasil akhir memenuhi kriteria maka berarti perangkat lunak siap. Sedangkan pemeliharaan tidak terstruktur adala

-    tidak mempunyai dokumentasi yang baik
-    tidak menggunakan metodologi perancangan
-    tidak mengikuti langkah-langkah di atas

Biaya pemeliharaan

z2

Gambar diatas menunjukkan biaya pemeliharaan perangkat lunak yang dikeluarkan dalam pase pemeliharaan meningkat dengan cepat.

Biaya pemeliharaan perangkat lunak yang dikeluarkan dalam pase pemeliharaan meningkat dengan cepat.  Selain biaya yang umum dalam pase pengembangan Bering timbul biaya-biaya tak berwujud (intangible cost). Biaya-biaya ini ditimbulkan karena:
-    ketidakpuasan pemakai (user) akibat tidak selesainya perangkat lunak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pada pase pemeliharaan
-    pengurangan kualitas perangkat lunak
-    penambahan tenaga kerja Baru

Maintainability
Maintainability dapat didefinisikan kemudahan dalam mengerti perangkat lunak, pcmbenaran, adaptasi dan atau perbaikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi maintainability adalah control dan ukuran kuantitatif

Kontrol
Pokok-pokok maintainability dari perangkat lunak dipengaruhi oleh perancangan, pengkodean dan uji coba yang jelas mempunyai pengaruh jelek pada kemampuan pemeliharaan dari perangkat lunak yang dihasilkan, begitu juga konfigurasi perangkat lunak yang jelek menghasilkan pengaruh yang buruk.

Sejumlah fak’tor yang mempunyai hubungan dengan lingkungan pengembangan dan kontrol adalah:
1.    Staf yang memenuhi syarat
2.    Kemudahan dalam mengerti sistem
3.    Mudah dalam menangani sistem
4.    4, Mudah dalam standarisasi bahasa pemrograman
5.    Mudah dalam standarisasi sistem operasi
6.    Tersedianya test case
7.    Perangkat keras yang tepat untuk pengerjaan pemeliharaan

Ukuran kuantitatif
Ukuran kuantitatif dari suatu maintainability perangkat lunak secara tidak langsung berpengaruh pada aktivitas pemeliharaan. Berikut akan dijabarkan sejumlah metrik (ukuran) maintainability yang mempunyai pengaruh dalam aktivitas pemeliharaan:
-    waktu pengenalan masalah
-    waktu delay (tunda) administrasi
-    alat bantu pemeliharaan
-    waktu analisis permasalahan
-    waktu perubahan spesifikasi
-    waktu modifikasi (pembenaran)
-    waktu uji coba
-    waktu total

Perbaikan Maintainability Selama Pengembangan
Banyak aktivitas yang dilakukan selama pengembangan perbaikan perangkat lunak. Beberapa aktivitas dijabarkan sebagai berikut:

Aktivitas analisis:
-    mengembangkan standarisasi petunjuk
-    menentukan kendala untuk dokumen pendukung
-    menentukan prosedur yang menjamin kualitas
-    menentukan perbaikan produk
-    menentukan sumber daya yang diperlukan untuk pemeliharaan
-    memperkirakan biaya pemeliharaan

Aktivitas perancangan artsitektural:
-    menekankan kejelasan dan modularity sebagai kriteria perancangan
-    merancang kemudahan-kemudahan dalam perbaikan
-    menggunakan notasi standard untuk dokumentasi Jari aliran data, fungi, struktur, dan lain-lain
-    menggunakan prinsip informasi hiding, data abstraction, dan dekomposisi hirarki top down (atas bawah)

Aktivitas perancangan terinci:
-    menggunakan notasi standar untuk algoritma, struktur data, prosedur
-    menentukan pengaruh yang ditimbulkan dan penangan hal-hal yang ditimhulkan

Aktivitas penerapan:
-    menggunakan prinsip penyusunan sate masukan dan satu keluaran
-    menggunakan standar penyusunan
-    menggunakan gaya pengkodean yang jelas dan simpel
-    menyediakan dokumentasi singkat untuk setiap modul
-    mengikuti petunjuk pada dokumentasi standar

Aktivitas lainnya:
-    mengembangan petunjuk pemeliharaan
-    mengembangkan uji coba yang cocok
-    menyediakan dokumentasi uji coba

Tugas Pemeliharaan
Tugas yang ada pada pemeliharaan sebetulnya telah dipersiapkan sebelum terjadinya permintaan pemeliharaan. Togas ini diawali dengan pemkentuk:i’ organisasi pemeliharaan (baik secara informal atau secara formal), prosedur pelaporan dan evaluasi harus dijabarkan dan urutan tindakan ditentukan untuk masing-masing permintaan pemeliharaan. Selain itu sistem pencatatan untuk aktivitas pemeliharaan juga harus ditentukan, review dan kriteria evaluasi didefinisikan.

Organisasi pemeliharaan
Struktur organisasi pemeliharaan dapat dikatakan hampir sama seperti struktur organisasi pengembangan atau pembuatan perangkat lunak. Oleh karena itu struktur organisasi yang dianjurkan untuk pengembangan perangkat lunak dan pemeliharaan tidak terlampau ditekankan, harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Dalam banyak permasalahan, umumnya organisasi secara formal untuk aktivitas pemelihara¬an jarang ada (kecuali untuk pengembangan atau pembuatan perangkat lunak yang besar). Walaupun organisasi secara formal tidak mutlak hares dibentuk, tetapi tanggung jawab dari organisasi pemeliharan mutlak hares ada.

z3

Bentuk tanggung jawab organisasi pemeliharaan

Permintaan pemeliharaan akan disalurkan melalui pengawas pemeliharaan yang akan meneruskan ke penyelia sistem (sistem supervisor) untuk dievaluasi. Penyelia sistem adalah anggota dari tim yang menerima tugas untuk bertanggung jawab terhadap perubahan atau pemeliharaan. Setelah evaluasi dilakukan, hak kontrol perubahan harus menentukan tindakan-tindakan yang akan diambil.

Bentuk organisasi yang dianjurkan di atas akan mengurangi kebingungan dan memperbaiki aliran informasi dari aktivitas pemeliharaan. Dikarenakan seluruh permintaan pemeliharaan akan disalurkan melalui satu orang, selain itu juga permintaan perubahan akan cepat dievaluasi karena adanya satu orang yang bertugas untuk mengevaluasi perangkat lunak yang telah dibuat. Masing-masing jabatan yang ada pads bentuk organisasi yang dianjurkan hanya terdiri dari satu orang (sate grup). dan mempunyai tanggung jawab terhadap tugas tertentu Baja pada aktivitas pemeliharaan. Sedangkan untuk jabatan hak kontrol perubahan dapat terdiri dari >atu orang atau grup yang terdiri dari staf teknik senior atau manajer.

Pelaporan
Seluruh permintaan akan pemeliharaan seharusnya dibuat dalam satu bentuk formulir standar. Umumnya pembuat atau pengembangan perangkat lunak membuat satu bentuk formulir atau dokumentasi standar untuk permintaan pemeliharaan yang dikenal dengan nama Maintenance Request Form (MRF atau formulir permintaan pemeliharaan) atau Software Problem Request (laporan permasalahan perangkat lunak).

Jika diketemukan kesalahan oleh pemakai pada perangkat lunak, maka deskrip~i dari keadaan yang menimbulkan kesalahan dijabarkan secara lengkap (meliputi pemasukan data, uji coba, dan lain-lain) MRF adalah dokumen yang digunakan sebagai dasar untuk perencanaan tugas pemeliharaan. Biasanya organisasi pembu;at atau pengembangan perangkat lunak mengembangkan Software Change Report (SCR atau laporan perubahan perangkat lunak) yang berisikan:

-    usaha yang dilakukan untuk memenuhi MRF
-    modifikasi yang diperlukan
-    priortitas permintaan
-    perkiraan hasil modifikasi

SCR ini nantinya akan diajukan ke hak kontrol perubahan &belum perencanaan pemeliharaan dimulai.

Aliran tindakan
Urutan dari tindakan yang dilakukan sebagai hasil permintaan pemeliharaan dap .tt digambarkan digambarkan seperti gambar 141.

Pencatatan
Pencatatan merupakan aktivitas yang tidak dapat ditinggalkan pada pa<c pemeliharaan, karena pada pencatatan akan digunakan untuk mengukur kualitas dari program yang telah dimodifikasi.
Data yang dicatat antara lain:

1.    Identifikas program
2.    Jumlah bans perintah dari program cumber
3.    Jumlah instruksi yang berorientasi ke bahasa mesin
4.    Bahasa pemrograman yang digunakan
5.    Tanggal pemasangan program
6.    Jumlah program yang dapat di-run (dijalankan) semenjak dipasang (diinstall)
7.    Jumlah proses yang gagal digabungkan dengan nomor 6
8.    Tingkat perubahan program dan identifikasi
9.    Jumlah penambahan perintah pada program yang diuhah
10.    Jumlah penghapusan perintah pada program yang diubah
11.    Jumlah jam kerja yang dihabiskan pada perubahan
12.    Tanggal perubahan program
13.    Identifikasi dari software engineering
14.    Identifikasi dari MRF
15.    Tipe pemeliharaan
16.    Tanggal awal dan berakhir pemeliharaan
17.    Jumlah total jam kerja pada aktivitas pemeliharaan
18.    Manfaat yang didapat dari aktivitas pemeliharaan

Evaluasi

z4

Gambar aliran tindakan

Eavluasi biasanya jarang dilakukan karena kurangnya data yang dicatat, apabila pencatatan dilakukan dengan benar, maka dapat dilakukan evaluasi. Evaluasi dilakukan terhadap:
-    jumlah rata-rata kegagalan proses per program pada saat dipasang
-    jumlah total waktu yang dihabiskan untuk masing-masing kategori pemeliharaan
-    jumlah rata-rata perubahan program yang dilakukan per bahasa program atau per tipe pemeliharaan
-    jumlah rata-rata yang dilukiskan untuk penambahan atau penghapusan baris perintah dari program yang diubah
-    jumlah rata-rata yang dihabiskan per bahasa
-    persentase permintaan pemeliharaan pertipe

Print Friendly

Security Biometric

December 12, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

1. APAKAH BIOMETRIK ITU?

Saat ini teknologi yang umum untuk mengenali seseorang di dunia digital adalah pasangan user ID dan password. Teknologi ini dirasakan memiliki banyak kekurangan sehingga akhir-akhir ini ada kecenderungan untuk menggunakan sistem keamanan lain yang lebih baik. Salah satu keamanan yang dianggap paling akurat adalah sistem biometrik. Perangkat biometrik memiliki metode otentifikasi yang biasa digunakan yaitu dengan mengenali orang dari ciri-ciri fisiknya. Berbagai aspek manusia seperti fisiologi, kimia atau perilaku sebenarnya dapat digunakan untuk otentikasi biometrik. Metode ini diterapkan pada dunia teknologi informasi untuk proses autentifikasi atau sebagai password untuk mendapatkan hak akses. Terdapat enam biometrik yang umum dipakai untuk sistem pengenalan diri, antara lain: sidik jari (fingerprint), selaput pelangi (iris), wajah (face), suara (voice), geometri tangan (hand geometry), dan tanda tangan (signature). Ciri-ciri tersebut bersifat unik satu dengan yang lain.

Read the rest of this entry →

Print Friendly

Algoritma Round Robin

October 14, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

=============================================
Nama: Désna Ikhsandra
NPM: 0611U003
Kelas: C
=============================================

 

Read the rest of this entry →

Print Friendly

Perbedaan Proses State dan Diagram State

October 14, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

=============================================
Nama: Désna Ikhsandra
NPM: 0611U003
Kelas: C
=============================================

Read the rest of this entry →

Print Friendly

Diskusi 2: Tipe Data, Satuan Tipe Data, Struktur Data, dan Kaitannya Dengan Manajemen Memori

September 29, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

=============================================
Nama: Désna Ikhsandra
NPM: 0611U003
Kelas: C
=============================================

Read the rest of this entry →

Print Friendly

Gambaran Dan Contoh Dari Sumber Daya Fisik-Abstrak

September 17, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

=============================================
Nama: Désna Ikhsandra
NPM: 0611U003
Kelas: C
=============================================

 

Pada dasarnya, semua komponen yang tedapat atau terhubung ke sistem komputer yang dapat memberikan manfaat adalah sumber daya. Seluruh sumber daya harus dapat dimanfaatkan secara efektif dan efiesien. Pemanfaatan ini harus tepat dan mempunyai efiesiensi yang setinggi mungkin. Read the rest of this entry →

Print Friendly

Apa perbedaan platform dengan sistem operasi?

September 17, 2012 in Sistem Operasi, TUGAS

=============================================
Nama: Désna Ikhsandra
NPM: 0611U003
Kelas: C
=============================================

 

PLATFORM

Dalam ilmu komputer, platform atau serambi merupakan kombinasi antara sebuah arsitektur hardware dengan sebuah kerangka kerja software (termasuk kerangka kerja aplikasi). Kombinasi tersebut memungkikan sebuah software, khusus software aplikasi, yang dapat dijalankan. Platform yang umum sudah menyertakan arsitektur, sistem operasi, bahasa pemrograman dan antarmuka yang terkait (pustaka sistem runtime atau antarmuka pengguna grafis) untuk komputer. Read the rest of this entry →

Print Friendly

Tugas Multimedia

March 17, 2012 in TUGAS

1.    Berapakah ukuran file yang akan dihasilkan jika anda merekam audio dengan menggunakan resolusi 16-bit stereo, dengan sampling rate 22.05 KHz, selama 5 menit?
Diketahui:
sampling rate = 22.05 KHz = 22050 Hz
durasi = 5 menit  = 300 detik
Resulusi = 16 bit Read the rest of this entry →

Print Friendly